2010 September - Investasi Cerdas dengan Tabungan Emas
JAKARTA - Semasa hidupnya, Komisaris Independen Arif Arryman memiliki andil yang cukup besar bagi perkembangan PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom).
“Khususnya yang terkait dengan pengembangan usaha anak-anak perusahaan dan pertumbuhan usaha un-organik melalui merger dan akuisisi,” ujar Vice President Public and Marketing Communication Eddy Kurnia, kepada okezone, di Jakarta, Selasa (7/9/2010).
Pria kelahiran Bukittinggi, 3 Februari 1956 itu, menjabat sebagai Komisaris Independen Telkom sejak 21 Juni 2002. Almarhum pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank BNI Tbk selama empat tahun (2001-2005) dan sebagai penasehat Menteri Koordinator bidang Ekonomi.
Almarhum juga pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan dan saat ini juga menjabat sebagai komisaris independen PT Semen Gresik Tbk.
(rhs)
Saya pernah menulis tentang Quantitative Easing ini di bulan Maret 2009 ketika dunia sedang berada di puncak krisis finansial. Saya tulis kembali sekarang dengan judul Quantitative Easing 2 (QE 2) sebagaimana para pengamat ekonomi menyebutnya akhir-akhir ini, karena mulai bermunculannya wacana atau lebih tepatnya analisa kemungkinan beberapa bank sentral dunia melakukannya lagi dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Source:Antisipasi Quantitative Easing 2 : Belajar Sampai Negeri China…
Pasar memiliki kedudukan strategis dalam membangun masyarakat Islam yang utuh; begitu strategisnya masalah ini sehingga Rasulullah SAW sendiri mencontohkan membangun pasar bagi kaum muslimin di Madinah sejak masa-masa awal Hijrah. Kelemahan dalam penguasaan pasar ini pula yang membuat umat Islam kini meskipun besar dari segi jumlah namun tidak memiliki kekuatan strategis dalam perdagangan. Di mall, di pasar modern maupun tradisional , di food court dlsb, nuansa Islami hanya muncul di bulan Romadhan khususnya menjelang lebaran.
Emphaty berasal dari bahasa Yunani Empatheia yang artinya secara ringkas adalah kemampuan untuk dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain – secara emosi, pengalaman maupun perasaan. Bulan puasa sebenarnya adalah bulan yang tepat bagi kita semua untuk melatih diri kita masing-masing, agar kita mampu ber-emphaty terhadap apa yang dialami orang-orang lain yang tidak seberuntung kita-kita yang terbiasa mengakses internet ini.
