HomeArchive by category 'Ekonomi' (Page 3)

Ekonomi - Investasi Cerdas dengan Tabungan Emas

Asumsi Makro RAPBN 2011 Sektor ESDM

Posted in Ekonomi on 9th June 2010

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)bersama dengan komisi VII DPR membuat asumsi makro terkait dengan sektor ESDM untuk Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2011.

“Ada enam sektor ESDM yang menjadi acuan dalam asumsi makro untuk RAPBN 2011,” ujar menteri ESDM Darwin Z. Saleh kepada wartawan dalam rapat kerja kementerian ESDM bersama Komisi VII DPR-RI di gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/6/2010).

Keenam sektor tersebut adalah pertama, asumsi harga minyak Indonesia (ICP) dengan asumsi USD75-90 per barel, kedua asumsi lifting minyak bumi dengan perkiraan 960-975 ribu bph. Lalu Volume BBM bersubsidi dengan perkiraan 36,77-42,56 juta kilo liter.

Selain itu, asumsi keempat adalah volume LPG bersubsidi (setara kerosene) sebesar 3.522 ribu ton, subsidi Bahan Bakar Nabati (BBN) (rata-rata di atas MOPS) dengan perkiraan Rp2000-2500 per liter, dan terakhir asumsi untuk subsidi listrik dengan perkiraan Rp36,44-50,81 triliun.(ade)




Powered by WizardRSS | Full Text RSS Feeds

Source: Asumsi Makro RAPBN 2011 Sektor ESDM .

Obligasi USD160 Juta UNSP Jatuh Tempo 2011

Posted in Ekonomi on 9th June 2010

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) memiliki obligasi berupa senior notes yang jatuh tempo pada 2011 sebesar USD160 juta yang diterbitkan anak usahanya, BSP Finance BV.

Source: Obligasi USD160 Juta UNSP Jatuh Tempo 2011 .

Bank syariah Jatim dukung insentif pajak

Posted in Ekonomi on 9th June 2010
SURABAYA (Bisnis.com): Perbankan syariah di Jatim dukung rencana Kementerian Keuangan mengeluarkan kebijakan pemberikan insentif pajak baru yang kini sedang dibahas bersama Bank Indonesia.


Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Jatim Ersyam Fansuri mengatakan insentif pajak dipastikan dapat mendorong percepatan pertumbuhan perbankan syariah di Tanah Air. “Apalagi untuk pengembangan di tingkat daerah,” ujarnya di Surabaya hari ini.


Menurut dia, insentif pajak ini diharapkan menjadi penggerak bagi perbankan syariah untuk memacu penempatan dana masyarakat di bank bersangkutan. Salah satunya adalah pengurangan pajak untuk imbal hasil deposito yang diterbitkan perbankan syariah.


“Kami optimistis kebijakan insentif pajak baru tersebut akan memberikan kemudahan bagi bank syariah untuk bersaing dengan perbankan konvensional,” tambahnya.


Sebelumnya, otoritas tertinggi lembaga keuangan, BI telah memberikan insentif kepada perbankan syariah melalui Undang-Undang Nomor 42/2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).


Insentif berupa penghapusan pajak berganda bagi transaksi murabahah mulai efektif April 2010.(yn)

Powered by WizardRSS | Full Text RSS Feeds

Disclaimer: Artikel tentang Bank syariah Jatim dukung insentif pajak disalin dari http://web.bisnis.com/keuangan/syariah/1id185728.html tanpa merubah isi artikel tersebut. Kami tidak bertanggung jawab atas isi dan link yang tersedia di dalam artikel ini. Dengan mengunjungi halaman ini, Anda setuju untuk ketentuan tersebut.

Page 3 of 3: 1 2 3